PENEGAKAN HUKUM UNDANG-UNDANG NO.6 TAHUN 2011 TENTANG KEIMIGRASIAN WARGA NEGARA ASING YANG MELAKUKAN TINDAK PIDANA PENYALAH GUNAAN IZIN TINGGAL DI KABUPATEN SINJAI (STUDI KASUS PUTUSAN NO.72/PID.SUS/2019/PN.SNJ)

NURWAHIDAH, NURWAHIDAH (2021) PENEGAKAN HUKUM UNDANG-UNDANG NO.6 TAHUN 2011 TENTANG KEIMIGRASIAN WARGA NEGARA ASING YANG MELAKUKAN TINDAK PIDANA PENYALAH GUNAAN IZIN TINGGAL DI KABUPATEN SINJAI (STUDI KASUS PUTUSAN NO.72/PID.SUS/2019/PN.SNJ). Skripsi thesis, INSTITUT AGAMA ISLAM MUHAMMADIYAH SINJAI.

[thumbnail of NURWAHIDAH 1.pdf] Text
NURWAHIDAH 1.pdf

Download (2MB)

Abstrak

penelitian ini adalah
Jaksa Penuntut Umum. Adapun metode pengumpulan data yaitu
dengan wawaancara dan dokumentasi. Sedangkan teknik analisis
datanya menggunakan teknik pengumpulan data, reduksi data,
penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini
menjelaskan bahwa penegakan hokum terhadap warga negara asing
(WNA) yang melanggar izin tinggal di Kabupaten Sinjai telah sesuai
dengan Undang-Undang No.6 Tahun 2011 Tentang Keimigrasian.
Dengan cara menggunakan tindak hukum pidana, yaitu negara
melalui aparat penegak hukum melakukan serangkaian penyidikan
dalam proses sistem pengadilan pidana. Ancaman pidana dapat
dikenakan dengan pasal 122 Undang-Undang No.6 Tahun 2011
Tentang Keimigrasian yaitu pidana penjara selama 5 tahun dan denda
paling banyak Rp.500.000.000,- (lima ratus juta rupiah) dan tindakan
hukum pidana administratif, yaitu negara melalui alat-alat
perlengkapan negara dapat menggunakaan kewenangan
ketatanegaraan. Dalam pelanggaran hukum, tidak dilakukan
penyidikan terlebih dahulu melainkan langsung di kenakan tindakan
administrative dengan mengkarantina orang asing, mendeportasi, dan
melakukan penangkalan. Sedangkan analisis kasu putusan
No.2/Pid.Sus/2019/PN.Snj, yait Terdakwa menyalahgunakan visa
izin tinggal kunjungan. Dimana visa yang diberikan kepada terdakwa
adalah visa kunjungan yang tidak dapat dipergunakan untuk bekerja.
Namun, faktanya terdakwa bekerja dengan melakukan perdagangan
di wilayah Sinjai. Menurut penulis, hakim dalam pengambilan
putusan No.72/Pid.Sus/2019/PN.Snj sudah tepat. Karena,
berdasarkan alat bukti yang sah, dimana dalam kasus ini, alat bukti
yang digunakan oleh hakim adalah keterangan terdakwa, keterangan
saksi, barang-barang terdakwa, kemudian mempertimbangkan
tentang pertanggung jawaban atas perbuatan yang dilakukan dengan
pertimbangan bahwa pada saat melakukan perbuatanya, terdakwa
sadar akan akibat yang ditimbulkan.

Tipe Dokumen: Skripsi/Tesis/Disertasi/Laporan D3 (Skripsi)
Subjects: K Law > K Law (General)
Fakultas/Jurusan: Fakultas Ekonomi dan Hukum Islam > Hukum Pidana Islam
Depositing User: asriani
Date Deposited: 14 Dec 2022 14:17
Last Modified: 14 Dec 2022 14:17
URI: http://repository.iaimsinjai.ac.id/id/eprint/847

Actions (login required)

View Item
View Item